Fatihmedianusantara.com Makassar Sulsel, – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus UNM, Jalan Andi Pangeran Petarani, Kota Makassar, Rabu 10 Februari 2026 Kota Makassar.
Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan massa aksi memadati badan jalan sambil menyampaikan aspirasi melalui orasi secara bergantian. Dalam aksi tersebut, peserta sempat melakukan pembakaran ban mobil bekas di tengah jalan sebagai bentuk simbolik protes.
Akibat aksi tersebut, arus lalu lintas di Jalan AP Petarani mengalami kemacetan cukup panjang, baik dari arah menuju pusat kota maupun sebaliknya. Kendaraan yang melintas terpaksa melambat dan sebagian dialihkan untuk mengurai kepadatan.
Aparat kepolisian tampak berjaga dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi aksi guna memastikan situasi tetap kondusif. Petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang lebih parah.
Dalam orasinya, massa HMI Koorkam UNM dengan menyatakan sikap :
1. Menolak secara tegas segala bentuk yang dapat memundurkan kualitas pendidikan.
2. Menolak secara tegas , kementrian yang mengola pendidikan di indonesia di pimpin oleh mentri Brian Yulianto yang memiliki latar belakang yang mencederai nilai dari pada pendidikan.
3. Menolak secara tegas segala bentuk permainan politik yang dapat mencederai pendidikan.
4. Menolak segala bentuk Korupsi di Indonesia terkusus pada rana pendidikan.
Adapun Tuntutan Dalam Aksi si DPRD Di Sulawesi Selatan:
1. Menuntut Presiden Prabowo untuk mencopot menteri pendidikan tinggi Sains dan Teknologi sesuai dengan UU No. 61 Tahun 2024 dan PMK No. 128 Tahun 2024
2. Mendesak presiden Prabowo untuk mengevaluasi Seluruh kinerja Kemendikbudsaintek
3. Mendesak BPK untuk mengaudit Mendiksaintek terkait dugaan Korupsi dalam pembangunan sekolah unggul garuda fakultas kedokteran.
4. Mendesak DPR RI Komisi X untuk menggelar RDP terkait segala tuntutan HMI Koorkam UNM.
Setelah menyampaikan aspirasi, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Situasi di lokasi kembali normal dan arus lalu lintas berangsur lancar. Tidak terjadi benturan maupun gesekan antara peserta aksi dan aparat keamanan selama kegiatan berlangsung.
Hingga aksi berakhir, kondisi di sekitar Kampus UNM terpantau aman dan kondusif di bawah pengawasan aparat kepoli. (*411U).
Laporan : Tim Media Sorot Sulsel.















