Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Kodam XIV/Hsn

Akselerasi Infrastruktur Desa: Sinergi TNI dan Warga Bangun Jembatan Lembo–Sawa

14
×

Akselerasi Infrastruktur Desa: Sinergi TNI dan Warga Bangun Jembatan Lembo–Sawa

Sebarkan artikel ini

fatihmedianusantar.com Konawe Utara, – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur berbasis kolaborasi antara aparat TNI dan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kodim 1430/Konawe Utara melalui pembangunan jembatan penghubung Desa Taipa, Kecamatan Lembo dan Desa Ulusawa, Kecamatan Sawa, Rabu (12/5/2026).

Pembangunan jembatan penghubung antar desa sebagai sarana peningkatan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan personel Kodim 1430/Konut, masyarakat setempat, Camat Lembo Rusmin, S.Sos., para kepala desa, serta dipimpin langsung oleh Dandim Letkol Kav Kuswara, S.I.P.

Dilaksanakan sejak beberapa waktu terakhir dan kini memasuki target progres satu bulan pengerjaan. Di wilayah perbatasan Desa Taipa, Kecamatan Lembo dan Desa Ulusawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara. Rabi, 12 Mei 2026

Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar arus transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan akses layanan publik seperti pendidikan dan kesehatan.

Proses pembangunan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berbasis gotong royong, di mana personel TNI bersama masyarakat bekerja secara kolektif dalam kondisi medan dan cuaca yang dinamis. Keterlibatan aktif warga dalam pengangkutan material dan perakitan struktur jembatan menunjukkan tingginya kohesi sosial dalam mendukung pembangunan.

Komandan Kodim 1430/Konawe Utara, Letkol Kav Kuswara, S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk intervensi teritorial TNI dalam mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jembatan ini memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” Ujarnya.

Partisipasi aktif masyarakat mencerminkan adanya sinergi sosial yang kuat antara pemerintah, TNI dan warga, sehingga pembangunan berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Antusiasme warga yang tinggi menjadi indikator keberhasilan pendekatan kolaboratif dalam pembangunan infrastruktur pedesaan.

Diharapkan, setelah rampung, jembatan tersebut mampu meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta memperkuat integrasi wilayah di Kabupaten Konawe Utara.(*411U).

Sumber : Humas Kodam XIV/Hsn  (*Mayor Pawit P).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *