Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita ATR/BPN Kota Makassar

Kepala BPN Makassar Bongkar Fakta: Tidak Ada Celah Manipulasi Antrean, Semua Digital dan Gratis

15
×

Kepala BPN Makassar Bongkar Fakta: Tidak Ada Celah Manipulasi Antrean, Semua Digital dan Gratis

Sebarkan artikel ini

Fatihmedianusantara.com Makassar Sulsel, – Kepala Kantor ATR/BPN Kota Makassar bersama seluruh jajaran secara tegas membantah tudingan praktik pungutan liar (pungli) dalam pengambilan nomor antrean pelayanan yang belakangan ramai beredar di media sosial dan sejumlah media daring. Isu tersebut dinilai tidak berdasar, menyesatkan, dan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi pelayanan pertanahan.

Bantahan resmi ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor ATR/BPN Kota Makassar didampingi Kepala Seksi Pelayanan, Kepala Seksi Pengawasan, serta sejumlah pegawai dan turut hadir direktur PT Lintas Mata Nusantara dan beberapa awak media online lainya dalam konferensi pers di ruang kerja kantor. pada Senin, 25 Mei 2026 Sore.

Isu yang beredar menyebutkan adanya praktik pembayaran sejumlah uang untuk memperoleh nomor antrean layanan di Kantor BPN Makassar. Narasi ini berkembang luas melalui media sosial, termasuk akun Instagram lokal, serta diperkuat oleh keluhan sejumlah warga yang mengaku tidak mendapatkan antrean meskipun datang lebih awal.

Pihak yang memberikan klarifikasi adalah Kepala Kantor ATR/BPN Makassar beserta seluruh jajaran internal, termasuk pejabat struktural dan pegawai pelayanan. Sementara pihak yang memunculkan isu berasal dari masyarakat pengguna layanan yang menyampaikan keluhan melalui media sosial tanpa verifikasi langsung.

Klarifikasi disampaikan pada Senin, 25 Mei 2026, di Kantor ATR/BPN Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menyusul maraknya pemberitaan dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Kantor menjelaskan bahwa munculnya persepsi negatif di masyarakat dipicu oleh beberapa faktor krusial:
Minimnya literasi digital masyarakat terkait sistem antrean berbasis aplikasi.
Keterbatasan kuota layanan harian yang ditetapkan oleh sistem pusat.
Adanya oknum penipu eksternal yang memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat.
Kurangnya verifikasi informasi oleh media dan akun sosial sebelum publikasi.
Menurutnya, kombinasi faktor tersebut membentuk bias persepsi yang kemudian berkembang menjadi tuduhan sistemik.

Pihak BPN menegaskan bahwa seluruh mekanisme antrean layanan telah terdigitalisasi melalui aplikasi resmi Sentuh Tanahku yang dikendalikan langsung oleh Kementerian ATR/BPN di tingkat pusat.

“Nomor antrean dihasilkan secara otomatis oleh sistem pusat, dilengkapi kode booking dan barcode. Tidak ada intervensi manusia di tingkat kantor daerah. Dengan demikian, tidak ada ruang untuk manipulasi, apalagi praktik jual beli antrean,” Tegas Kepala Kantor.

Kepala Seksi Pelayanan menambahkan bahwa sistem manual telah sepenuhnya dihapus. Masyarakat diwajibkan mengakses antrean secara mandiri melalui perangkat digital, dan seluruh proses tersebut tidak dipungut biaya sepeser pun.

Sikap dan Langkah Institusi
Sebagai bentuk akuntabilitas publik, BPN Makassar menyatakan komitmennya melalui sejumlah langkah strategis:
Menjamin layanan 100% gratis tanpa pengecualian
Memperketat pengawasan internal di area pelayanan
Meningkatkan edukasi publik terkait sistem digital
Membuka kanal pengaduan resmi dan responsif
Menindak tegas oknum, baik internal maupun eksternal, jika terbukti melakukan pelanggaran

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk penyimpangan. Jika ada bukti valid, kami pastikan akan ditindak tegas hingga ke ranah hukum,” Ujar Kepala Seksi Pengawasan.

Sejumlah warga yang hadir dalam sesi klarifikasi mengaku mendapatkan pemahaman baru terkait sistem antrean yang berlaku. Mereka menyadari bahwa banyak informasi yang beredar sebelumnya tidak sepenuhnya akurat.

“Saya kira memang ada permainan, ternyata sistemnya otomatis dan tidak bisa diatur. Ini membuka pemahaman kami agar tidak mudah percaya informasi yang belum jelas,” Ujar salah satu warga.

Menutup pernyataannya, Kepala Kantor ATR/BPN Makassar menegaskan bahwa institusinya berkomitmen menjaga integritas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan profesional.

Ia juga mengimbau masyarakat serta insan pers untuk mengedepankan prinsip verifikasi dan keberimbangan dalam menyikapi informasi.

“Kepercayaan publik adalah fondasi utama pelayanan kami. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum teruji kebenarannya,” Pungkasnya.(*411U).

Laporan : Tim Jurnalis Lintas Mata Nusantara.
Sumber : Kepala Kantor ATR/BPN Kota Makassar.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *