Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Polres Gowa

Dari Kelas ke Lapangan: DIKBANGSPES 2026 Gowa Cetak Penyidik Narkoba Berbasis Kompetensi

24
×

Dari Kelas ke Lapangan: DIKBANGSPES 2026 Gowa Cetak Penyidik Narkoba Berbasis Kompetensi

Sebarkan artikel ini

fatihmedianusantara.com Gowa Sulsel, – Pelaksanaan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (DIKBANGSPES) Bintara Narkoba Gelombang II Tahun 2026 menjadi fase krusial dalam menguji kapabilitas dan kesiapan peserta didik (serdik) sebelum terjun langsung dalam penanganan perkara narkotika di lapangan.

Kegiatan ini berfokus pada presentasi dan evaluasi hasil penyusunan berkas perkara oleh para serdik sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik (applied learning).

Peserta kegiatan adalah serdik DIKBANGSPES Bintara Narkoba, dengan pendampingan langsung dari Kasatresnarkoba Polres Gowa, IPTU Firman, S.H., M.H., serta KBO Resnarkoba, IPDA Hamsir, Amd.Kep., S.H.

Kegiatan berlangsung sejak 7 April hingga 8 Mei 2026.

Bertempat di Command Center Polres Gowa, Sulawesi Selatan.

Program ini dilaksanakan sebagai instrumen strategis untuk memastikan setiap calon penyidik memiliki kompetensi teknis, ketelitian administratif, serta pemahaman substantif terhadap perkara narkotika, yang merupakan salah satu kejahatan dengan kompleksitas tinggi.

Dalam pelaksanaannya, para serdik mempresentasikan berkas perkara yang telah disusun di hadapan tim penilai, kemudian mendapatkan evaluasi kritis, koreksi metodologis, serta penguatan perspektif hukum dari para pembimbing. Proses ini menuntut ketelitian tinggi, kecermatan analitis, serta tanggung jawab profesional dalam setiap tahapan penyusunan berkas.

Kasatresnarkoba Polres Gowa, IPTU Firman, menegaskan bahwa DIKBANGSPES tidak dapat dipandang sebagai sekadar agenda formal pendidikan, melainkan sebagai ruang pembentukan karakter profesional penyidik yang berbasis kompetensi dan integritas.

“DIKBANGSPES ini merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas penyidik. Ilmu yang diperoleh harus mampu diinternalisasi dan diimplementasikan secara presisi dalam praktik penegakan hukum,” Ujarnya.

Senada dengan itu, IPDA Hamsir menekankan bahwa ketelitian merupakan variabel determinan dalam keberhasilan penanganan perkara.

“Kesalahan sekecil apa pun dalam berkas perkara dapat berdampak sistemik terhadap proses hukum. Oleh karena itu, serdik harus memiliki ketajaman analisis dan disiplin prosedural yang tinggi,” Tegasnya.

Secara struktural, pelaksanaan DIKBANGSPES 2026 diselenggarakan di masing-masing Polres dengan pembagian kelas yang diatur oleh Direktorat di jajaran Polda Sulawesi Selatan. Hal ini menunjukkan adanya pendekatan desentralisasi pelatihan yang tetap terstandarisasi.

Melalui kegiatan ini, Polres Gowa menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga adaptif terhadap dinamika dan kompleksitas kejahatan narkotika yang terus berkembang.(*411U).

Laporan : Tim Soror Sulsel.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *